Lahirnya Anoman - Tokoh Wayang Kulit

- November 06, 2019

Kisah Singkat Lahirnya Anoman

Dewi Anjani yang bersedih hati karena wajahnya yang cantik berubah ujud menjadi wajah kera.
Atas nasihat ayahnya, Begawan Gotama, ia bertapa nyantoka, serupa katak berendam di Telaga Madirda (ada versi yang menjebut Telaga Nirmala), hanya kepala saja yang muncul di permukaan air. Selama berbulan-bulan, Dewi Anjani hanya makan benda-benda yang hanyut dipermukaan air dan lewat di depan mulutnya.

Pada suatu hari Batara Guru sedang melanglang buana, memeriksa keadaan dunia. Ketika ia terbang
melintasi Telaga Mandirda, dilihatnya tubuh seorang wanita berendam di telaga yang bening itu. Seketika gairahnya bergejolak, sehingga jatuhlah kama benih (mani) nya, menimpa sehelai daun asam muda. Daun asam muda itu melayang jatuh ke permukaan telaga, tepat di depan mulut Dewi Anjani. Segera saja Anjani memakan daun asam muda itu (di masyarakat Jawa daun asam muda disebut sinom).

Begitu daun asam muda itu ditelan, Dewi Anjani merasa dirinya mengandung. Segara ia mencari-cari siapa yang menjadi penyebabnya. Ketika ia melihat Batara Guru melayang-layang di atasnya, segera ia menuntut tanggung jawab atas janin yang dikandungnya. Batara Guru tidak mengelak tangung jawab itu.

Ketika saatnya melahirkan, Batara Guru mengirim beberapa orang bidadari untuk menolong kelahiran bayi yang berujud kera putih mulus itu. Selanjutnya Dewi Anjani diruwat sehingga menjadi cantik kembali dan hidup di kahyangan.

Bayi yang lahir itu diberi nama Anoman.

Di kahyangan, ketika Batara Guru sedang memangku bayi Anoman, Batara Narada menertawakannya.

Segera Batara Guru menghampirinya, dan menempelkan sehelai daun nila di punggung Narada, dan
seketika itu juga di punggung Batara Narada menggelendot seekor bayi kera berwarna biru nila. Bayi kera itu diberi nama Anila. Para dewa yang hadir tertawa semua.

Karena merasa ditertawakan, Batara Guru lalu memerintahkan para dewa untuk menciptakan seekor kera bagi anak mereka masing-masing.

Hanoman atau hanumat berasal dari bahasa sangsekerta (sangsekerta : hanuman) dan (sangsekerta : hanumat) juga disebut sebagai Anoman, adalah salah satu dewa dalam kepercayaan agama hindu, sekaligus tokoh protagonis dalam wiracerita Ramayana yang paling terkenal. Ia adalah seekor seekor kera putih dan merupakan putera Batara Bayu dan Anjani, keponakan dari Subali dan Sugriwa. Menurut kitab Serat Pedhalangan, tokoh Hanoman sebenarnya memang asli dari wiracerita Ramayana, namun dalam pengembangannya tokoh ini juga kadangkala muncul dalam serial Mahabarata, sehingga menjadi tokoh antar zaman. Di India, Hanoman dipuja sebagai dewa pelindung dan beberapa kuil didedikasikan untuk memuja dirinya.


Add your message to every single people do comment here
EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search